GENTENG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Genteng, Banyuwangi, mencatat sebanyak 472 merchant telah menggunakan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) hingga 27 Oktober 2026.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya BRI memperluas ekosistem pembayaran digital sekaligus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beradaptasi dengan perkembangan teknologi transaksi.
Pemimpin BRI BO Genteng, Grasiano Pandu Setiawan, mengatakan penggunaan QRIS memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam menerima pembayaran dari pelanggan. Transaksi juga menjadi lebih praktis karena konsumen tidak harus selalu menggunakan uang tunai.
“Penggunaan QRIS semakin relevan dengan kebiasaan masyarakat saat ini. Kami terus mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan pembayaran digital agar transaksi lebih mudah, cepat, dan praktis,” ujar Grasiano, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, perluasan merchant QRIS juga menjadi salah satu bentuk dukungan BRI terhadap perkembangan UMKM. Dengan fasilitas pembayaran digital, pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen.
“Kami berharap semakin banyak merchant yang menggunakan QRIS. Selain memberikan kemudahan bagi pelanggan, layanan ini juga membantu pelaku usaha mengikuti perkembangan transaksi digital,” tambahnya.
Salah satu merchant yang telah memanfaatkan layanan tersebut adalah Teman Lisan, usaha kafe milik Nita Arista di wilayah Genteng. Dalam sebulan, volume transaksi QRIS di kafe tersebut mencapai sekitar Rp50 juta.
Nita mengatakan, penggunaan QRIS memudahkan pelanggan ketika melakukan pembayaran. Pelanggan cukup memindai kode QR untuk menyelesaikan transaksi tanpa perlu menyiapkan uang tunai.
“QRIS sangat membantu kegiatan usaha kami. Pelanggan lebih mudah melakukan pembayaran, sementara proses transaksi juga menjadi lebih praktis dan cepat,” kata Nita.
Menurutnya, pembayaran digital kini semakin banyak digunakan pelanggan. Kondisi tersebut membuat QRIS menjadi salah satu fasilitas penting dalam menunjang pelayanan di tempat usahanya.
“Rata-rata transaksi melalui QRIS di Teman Lisan sekitar Rp50 juta per bulan. Kami melihat pelanggan semakin nyaman menggunakan pembayaran digital karena lebih sederhana dan tidak perlu repot membawa uang tunai,” ungkapnya.
BRI BO Genteng terus mendorong perluasan penggunaan QRIS di kalangan pelaku usaha. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat digitalisasi transaksi sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah Genteng dan sekitarnya.[]