IWAPI Gelar One Stop Woman Entrepreneur Expo, Mas Rio Ungkap Kunci Sukses Perempuan Pengusaha

IWAPI Gelar One Stop Woman Entrepreneur Expo, Mas Rio Ungkap Kunci Sukses Perempuan Pengusaha

SITUBONDO – Menjadi pengusaha bukan sekadar perkara modal dan keuntungan. Dibutuhkan keberanian berpikir merdeka, kecepatan membaca perubahan, serta kemampuan menangkap peluang.

Pesan itu disampaikan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat menghadiri Semarak IWAPI bertajuk One Stop Woman Entrepreneur Expo di Pendopo Rakyat Situbondo, Minggu (18/10/2026).

Di hadapan para pengusaha perempuan, Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan dan penguatan kewirausahaan menjadi dua isu utama yang harus berjalan beriringan. 

Menurutnya, perempuan perlu mendapatkan ruang lebih luas untuk mengembangkan potensi, termasuk di sektor usaha yang selama ini kerap didominasi laki-laki.

“Ini adalah pesta. Pestanya IWAPI, pestanya perempuan untuk merayakan kemerdekaan kreativitas menjadi seorang pengusaha,” kata Mas Rio.

Mas Rio menyebut pola pikir itu sebagai entrepreneurial mindset. Ada dua hal yang menjadi cirinya, yakni kemampuan membaca perubahan secara dinamis dan keberanian berpikir merdeka untuk mengubah gagasan menjadi sesuatu yang produktif.

“Pengusaha itu enggak ada yang berpikirnya konvensional. Semuanya berpikir merdeka. Ada sesuatu ide, bisa langsung kemudian menjadi barang dan menjadi kegiatan produksi,” ujarnya.

Perempuan Hadapi Tantangan Berlapis

Mas Rio menilai, perempuan pengusaha menghadapi tantangan yang tidak ringan. Selain harus membangun usaha, mereka juga kerap berhadapan dengan ekspektasi sosial yang menempatkan perempuan pada tanggung jawab domestik.

Karena itu, dia mendorong anggota IWAPI tidak ragu mengambil peluang di sektor ekonomi. Menurutnya, perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk membangun bisnis, mengembangkan kemandirian finansial, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Sekarang perempuan punya kesempatan yang sama tidak hanya untuk mengurus domestik, tapi juga bisa bersaing dengan laki-laki di dalam usaha,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IWAPI DPC Situbondo Husna Laili (Mbak Una) mengatakan, Semarak IWAPI menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang dikelola perempuan.

Menurut Mbak Una, UMKM memiliki peran penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus mendukung pengendalian inflasi. Karena itu, pelaku usaha membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak agar mampu menghadapi tantangan ekonomi.

“Melalui kegiatan hari ini, kita ingin bagaimana daerah sebagai penggerak ekonomi melalui UMKM bisa mendorong dan mempertahankan pertumbuhan serta pengendalian inflasi melalui kolaborasi dan kerja sama,” katanya.

Dia menegaskan, IWAPI ingin memberikan ruang bagi pengusaha perempuan untuk memperluas peluang usaha dan meningkatkan skala bisnis. Sinergi pemerintah, organisasi pengusaha, dan pelaku usaha dinilai penting agar UMKM memiliki fondasi yang lebih kuat.

“Kita ingin memberikan kesempatan kepada pengusaha untuk terus berkembang, untuk bisa menaikkan kelas usahanya,” ujar Mbak Una.

Melalui One Stop Woman Entrepreneur Expo, IWAPI Situbondo berharap pengusaha perempuan semakin berani berinovasi, memperluas jaringan, dan meningkatkan daya saing produk. Langkah tersebut diharapkan turut memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian Kabupaten Situbondo.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index