LUMAJANG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office Lumajang memperkenalkan Qita by BRI, aplikasi digital yang dirancang untuk melengkapi ekosistem layanan perbankan BRI. Aplikasi tersebut dihadirkan sebagai bagian dari transformasi digital perusahaan untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan keuangan digital.
Branch Office BRI Lumajang, Hariyanto, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah perilaku masyarakat dalam bertransaksi. Karena itu, BRI terus memperkuat inovasi layanan digital agar dapat memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah.
"Transformasi digital merupakan bagian dari komitmen BRI untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin mudah diakses oleh masyarakat. Melalui Qita by BRI, kami ingin memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis, aman, dan nyaman sehingga dapat mendukung berbagai kebutuhan finansial nasabah dalam kehidupan sehari-hari," kata Hariyanto, Rabu (29/7/2026).
Menurut dia, Qita by BRI hadir dengan tampilan antarmuka yang lebih intuitif dan dilengkapi berbagai fitur yang mendukung aktivitas keuangan nasabah. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna melakukan pembayaran menggunakan QRIS, pembayaran berbagai tagihan, transaksi terjadwal, hingga memantau portofolio produk perbankan dalam satu platform.
Selain menghadirkan inovasi layanan, BRI Branch Office Lumajang juga terus mengedukasi masyarakat agar semakin terbiasa memanfaatkan layanan keuangan digital. Edukasi tersebut diharapkan dapat mendorong penggunaan transaksi non-tunai sekaligus meningkatkan pemahaman nasabah mengenai keamanan dalam bertransaksi.
Salah seorang nasabah BRI, Jasmine, mengaku merasakan kemudahan sejak menggunakan Qita by BRI dalam aktivitas sehari-hari.
"Qita sangat mempermudah transaksi saya, terutama saat pembayaran menggunakan QRIS. Prosesnya cepat, tampilannya modern, dan mudah digunakan sehingga membuat pengalaman bertransaksi menjadi lebih nyaman," ujarnya.
Hariyanto menambahkan, penguatan layanan digital juga diiringi dengan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan transaksi elektronik. Nasabah diimbau tidak memberikan PIN, kata sandi, maupun kode one time password (OTP) kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengatasnamakan BRI.
Melalui pengembangan Qita by BRI, lanjut dia, perseroan berupaya memperkuat ekosistem layanan keuangan digital yang inklusif, aman, dan mudah diakses. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BRI memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat di berbagai daerah.