Semangkuk Soto yang Menjaga Warisan, BRI Situbondo Bantu Warung H. Fauzi

Semangkuk Soto yang Menjaga Warisan, BRI Situbondo Bantu Warung H. Fauzi

SITUBONDO – Siang itu, Kamis (16/7/2026), semangkuk soto hangat kembali tersaji di meja pelanggan. Aroma kuah rempah berpadu dengan daging yang empuk seolah membawa siapa pun kembali pada kenangan lama.

Begitulah Warung Soto H. Fauzi bertahan selama lebih dari enam dekade. Bukan hanya menjaga resep keluarga, tetapi juga merawat kepercayaan pelanggan dari generasi ke generasi.

Mulanya, warung Soto H. Fauzi berdiri sejak 1960 di kawasan depan Pabrik Gula Panji. Kini, tongkat estafet usaha berada di tangan Munawaroh, generasi keempat keluarga pendiri. Di bawah pengelolaannya, warung legendaris itu tak sekadar bertahan, tetapi terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

Pada 2005, Warung Soto H. Fauzi membuka cabang di Jalan Ahmad Yani, Situbondo. Langkah itu memperluas jangkauan pelanggan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi kuliner yang selalu diburu warga maupun pelancong.

Perjalanan mengembangkan usaha tidak selalu mudah. Dibutuhkan tambahan modal agar kapasitas usaha terus meningkat.

Di titik itulah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk hadir melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diterima pada 2015. Dua tahun kemudian, usaha tersebut kembali memperoleh pembiayaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sebesar Rp50 juta.

Kini, Warung Soto H. Fauzi menjadi nasabah KUR BRI dengan plafon pembiayaan mencapai Rp200 juta. Dukungan itu dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja, meningkatkan kapasitas produksi, hingga menambah fasilitas usaha. Seluruh transaksi usaha pun telah memanfaatkan layanan perbankan BRI.

Perkembangan itu berdampak nyata. Warung Soto H. Fauzi kini mempekerjakan 22 karyawan dengan omzet rata-rata sekitar Rp15 juta setiap hari.

Pemimpin Cabang BRI Situbondo Ary Juwono mengatakan, kisah Warung Soto H. Fauzi menjadi gambaran bagaimana akses pembiayaan mampu mendorong UMKM naik kelas tanpa kehilangan identitasnya.

"UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Warung Soto H. Fauzi membuktikan bahwa pembiayaan yang tepat dapat membantu usaha berkembang, membuka lapangan kerja, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha yang diwariskan lintas generasi," ujarnya.

Ary menegaskan, BRI akan terus memperkuat dukungannya kepada pelaku UMKM melalui pembiayaan, pendampingan, serta layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

Sementara itu bagi Munawaroh, dukungan BRI bukan sekadar tambahan modal. Lebih dari itu, pembiayaan tersebut memberi ruang bagi usaha keluarganya untuk terus tumbuh tanpa mengubah cita rasa yang menjadi ciri khas sejak puluhan tahun lalu.

"Kami bisa menambah fasilitas, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperkuat modal kerja. Yang paling penting, kami tetap bisa menjaga kualitas rasa yang diwariskan keluarga sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan," katanya.

Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, Warung Soto H. Fauzi membuktikan bahwa resep lama tak pernah kehilangan tempat selama diiringi semangat berinovasi.

Ketika tradisi bertemu dengan akses pembiayaan yang tepat, sebuah warisan keluarga pun mampu terus hidup, berkembang, dan memberi manfaat bagi banyak orang.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index